DAP menggambarkan suatu pendekatan pendidikan yang berfokus pada anak sebagai manusia berkembang dan belajar seumur hidup. Pendekatan ini mengenali anak sebagai peserta aktif dalam proses pembelajaran; seorang peserta yang makna dan membangun pengetahuan melalui interaksi dengan orang lain, teman-teman dan keluarga, material dan lingkungan. Guru adalah fasilitator yang aktif membantu anak membuat makna dari berbagai kegiatan dan interaksi ditemui sepanjang hari.
Untuk DAP , lingkungan anak-anak harus terorganisasi dengan baik, jelas dan mudah diakses. Furniture atau mebel harus diatur untuk mempromosikan interaksi kelompok kecil dan diskusi kelompok. Anak-anak belajar paling baik jika
Bandung Time


bootingskoblog







